PADANG — Kabar membanggakan datang dari perhelatan Kejuaraan Padang Pencak Silat Open Tahun 2026 yang digelar pada 3–5 September 2026 di GOR FKKSP PT. Semen Padang. Delapan atlet muda binaan Tapak Suci Tanjung Saba tampil gemilang dan menjadi tulang punggung kesuksesan Tim Tapak Suci Kota Padang, yang berhasil menyabet gelar Juara Umum 3 pada kejuaraan bergengsi tersebut.
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang ini digelar bertepatan dengan momentum Hari Olahraga Nasional 2026, sekaligus menjadi bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, “Padang Balomba, Padang Juara”. Ajang ini diikuti oleh ratusan pesilat dari berbagai perguruan, sekolah, dan instansi se-Kota Padang, yang bertanding memperebutkan gelar di berbagai kategori usia, mulai dari Singa, Macan, Usia Dini, Pra Remaja, Remaja, Dewasa, hingga Master A.
Delapan Pesilat, Delapan Kebanggaan
Dari barisan pesilat Tapak Suci Tanjung Saba, empat di antaranya berhasil menembus podium tertinggi kategori masing-masing dengan meraih Juara 2 dan medali perak, sementara empat lainnya pulang membawa medali perunggu usai finis di posisi Juara 3. Berikut daftar lengkap peraih prestasi tersebut:
Peraih Medali Perak (Juara 2):
1. Al Fatihah Dzaki Mesra

2. Hansen Ryadi

3. Haranza Vika

4. Aliya Naifa Noya

Peraih Medali Perunggu (Juara 3):
1. Muhammad Bilal Adzani

2. Aretha Adreena Nazafarin

3. Siti Maharani
4. Raya Deprica
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa proses latihan dan pembinaan yang konsisten di Tapak Suci Tanjung Saba membuahkan hasil yang manis. Kontribusi kedelapan atlet ini turut mendongkrak perolehan medali Tim Tapak Suci Kota Padang secara keseluruhan, hingga akhirnya berhasil finis di posisi tiga besar klasemen juara umum.
Ajang Pembinaan Prestasi Berkelanjutan
Kejuaraan Padang Pencak Silat Open 2026 sendiri mengusung tema “Menjadikan Kejuaraan Padang Pencak Silat Open Sebagai Langkah Awal menuju Prestasi Nasional dan Internasional.” Selain menjadi ajang unjuk kemampuan atlet, kejuaraan ini juga dirancang sebagai sarana praktik bagi wasit juri IPSI Kota Padang dalam memimpin pertandingan sesuai kaidah dan peraturan terbaru Pencak Silat International Competition Rules and Regulation 2026.
Keberhasilan para pesilat muda Tapak Suci Tanjung Saba ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi generasi penerus di lingkungan perguruan untuk terus berlatih dan mengukir prestasi, tidak hanya di tingkat kota, tetapi juga menembus panggung regional, nasional, bahkan internasional — sejalan dengan cita-cita besar yang diusung dalam kejuaraan ini.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa Pencak Silat sebagai warisan budaya bangsa terus hidup dan berkembang di tengah generasi muda Kota Padang, membawa nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan karakter yang kuat bagi para atletnya.
(Sumber: Panitia Pelaksana Kejuaraan Padang Pencak Silat Open Tahun 2026, IPSI Kota Padang)






Leave a Reply