Bawa Angin Segar di Wilayah Terluar, Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UNNES Program Studi PIPS Sukses Gelar Pelatihan Deep Learning dan SDGs bagi Guru di Karimunjawa

Bawa Angin Segar di Wilayah Terluar, Tim Pengabdian Masyarakat Sukses Gelar Pelatihan Deep Learning dan SDGs bagi Guru di Karimunjawa


KARIMUNJAWA – Dalam upaya nyata meningkatkan kompetensi pendidik menghadapi tantangan abad ke-21, sebuah tim pengabdian kepada masyarakat yang beranggotakan 6 dosen dan 3 mahasiswa sukses menggelar kegiatan edukatif di wilayah terluar. Mengusung tema “Penguatan Deep Learning dan SDGs bagi Guru di Sekolah Terluar MTs Safibatul Huda 2 Kemujan, Kecamatan Karimunjawa”, kegiatan ini hadir membawa angin segar melalui berbagai inovasi pembelajaran yang segar dan aplikatif.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya untuk memantik semangat nasionalisme.
Dalam sambutannya, Kepala MTs Safibatul Huda 2 Kemujan, Bapak Tajukdin, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian tim pengabdian terhadap sekolah di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
“Kami berharap materi yang disampaikan dapat memberikan wawasan baru serta keterampilan segar yang bisa langsung diterapkan oleh para guru dalam proses belajar mengajar sehari-hari,” ujar Tajukdin.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Pengabdian, Sanita Carolina Sasea, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan. Menurutnya, penguatan kapasitas guru di wilayah terluar mutlak diperlukan agar layanan pendidikan yang diberikan tetap berkualitas, relevan, dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
Untuk memastikan output yang maksimal, rangkaian kegiatan ini dirancang secara sistematis ke dalam tiga sesi utama yang dipandu oleh para ahli di bidangnya:
• Sesi 1: Konsep Deep Learning dalam Pembelajaran Disampaikan oleh Yadi Suryadi, S.Pd., M.Pd., sesi ini mengupas tuntas pendekatan pembelajaran yang mendalam, bermakna, dan berpusat pada peserta didik, sehingga siswa tidak sekadar menghafal tetapi memahami esensi ilmu.
• Sesi 2: Implementasi SDGs dalam Lingkungan Pendidikan Dipandu langsung oleh Sanita Carolina Sasea, S.Pd., M.Pd., materi ini berfokus pada integrasi nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) di sekolah guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan.
• Sesi 3: Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Digital Sesi terakhir yang bersifat praktis ini diampu oleh Tazkiyah Imtanan H.M. Di sini, para guru diajak bereksperimen langsung merancang media pembelajaran interaktif, kreatif, dan visual yang menarik memanfaatkan aplikasi Book Creator dan Canva.
• Antusiasme Tinggi dan Harapan Masa Depan
Sepanjang kegiatan berlangsung, atmosfer ruang pelatihan tampak hidup. Antusiasme para peserta terlihat sangat tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif para guru dalam sesi diskusi, tanya jawab, hingga praktik mandiri pembuatan modul digital. Melalui sinergi kuat antara dosen dan mahasiswa ini, pihak sekolah berharap para guru MTs Safibatul Huda 2 Kemujan kini lebih siap mengimplementasikan konsep deep learning, mengintegrasikan pilar SDGs, serta mahir memanfaatkan teknologi digital demi mendongkrak mutu pendidikan di pulau Karimunjawa.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *